Tes IELTS (International English Language Testing System) telah diambil lebih dari 30 juta kali sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1980-an. Setiap minggunya, sekitar 60.000 orang memilih IELTS untuk membuktikan kemampuan bahasa Inggris sekaligus mencapai tujuan. Jika kamu ingin mendapatkan skor tinggi, luangkan waktu untuk mempelajari apa saja tips umum persiapan tes IELTS.
IELTS dirancang
untuk membantu kamu mempersiapkan diri bekerja atau melanjutkan studi di negara
baru dengan percaya diri. Lebih dari 12.500 institusi di seluruh dunia menerima
hasil tes IELTS. Universitas ternama dunia seperti University of Cambridge,
University of Oxford, Harvard, dan Princeton juga menerima IELTS.
Keunggulan Tes IELTS
Tes IELTS
(International English Language Testing System) merupakan pilihan utama bagi
siapa saja yang ingin melanjutkan studi atau bekerja. Tes ini juga berguna
untuk memenuhi persyaratan imigrasi di negara berbahasa Inggris. Berikut adalah
beberapa alasan mengapa IELTS bisa menjadi pilihan terbaik untukmu.
1. IELTS Diakui Secara Global
IELTS diterima
oleh lebih dari 12.500 organisasi di seluruh dunia. Selain universitas dan
lembaga pemerintah, IELTS diterima perusahaan multinasional, dan asosiasi
profesional seperti rumah sakit dan badan akuntansi.
Dengan hasil
IELTS, kamu bisa mengakses berbagai peluang di lebih dari 140 negara, termasuk
Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Hal ini memberikan kamu
fleksibilitas untuk memilih tujuan impian, termasuk dalam melanjutkan studi
maupun karir.
2. IELTS Memberi Banyak Pilihan Tes
IELTS menawarkan
berbagai pilihan bagi para peserta tes, membuat lebih nyaman dan sesuai dengan
preferensi masing-masing. Kamu bisa memilih untuk mengikuti tes IELTS dengan
cara Paper-based (dengan kertas) atau Computer-based (dengan komputer),
tergantung mana yang lebih kamu kuasai. Tes IELTS Akademik kini dapat diambil
secara online untuk meningkatkan kenyamanan.
3. Tersedia Opsi One Skill Retake
Jika kamu merasa
salah satu bagian dari tes (misalnya Writing atau Speaking) belum mencapai skor
yang diinginkan, IELTS kini menawarkan opsi One Skill Retake. Artinya, kamu
bisa mengulang satu bagian tes tanpa perlu mengulang seluruh tes. Keuntungan
ini memberikan kesempatan kedua agar kamu mendapatkan skor lebih baik di satu
bagian tanpa mengganggu skor di bagian lainnya, sekaligus menghemat biaya.
4. IELTS untuk Hidup di Negara Berbahasa Inggris
IELTS tidak
hanya mengukur kemampuan bahasa Inggris secara teori, tetapi juga mempersiapkan
kamu untuk berkomunikasi dalam situasi akademik dan sehari-hari. Tes ini
menguji empat keterampilan utama: Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Dengan skor tinggi di IELTS, kamu akan lebih siap untuk menghadapi tantangan
belajar atau bekerja di negara berbahasa Inggris.
- Listening: Tes ini menguji kemampuan mendengarkan rekaman pembicaraan dari
penutur asli dengan berbagai aksen.
- Reading: Kamu harus membaca teks dan memahami ide pokok, makna tersirat,
serta pendapat penulis.
- Writing: Mengukur kemampuan untuk menulis dengan jelas dan terstruktur sesuai
dengan situasi yang diminta.
- Speaking: Di sini, kamu akan berbicara langsung dengan penguji, yang
membuatnya lebih mirip situasi nyata.
5. IELTS untuk Studi, Pekerjaan, dan Imigrasi
IELTS dirancang
untuk memenuhi berbagai tujuan, untuk studi, pekerjaan, atau imigrasi. Jika
kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri, IELTS Academic adalah pilihan
tepat. Sementara jika tujuannya untuk mencari pekerjaan atau imigrasi, IELTS
General Training lebih sesuai. Selain itu, ada tes khusus IELTS for UKVI bagi yang
ingin pindah ke Inggris.
6. Hasil Tes Cepat dan Akurat
IELTS menawarkan
hasil tes cepat. Untuk tes Paper-based, hasilnya akan keluar dalam 7 hari,
sementara untuk Computer-based, hasil tes keluar hanya dalam 2 hari. Selain
itu, tes ini dikembangkan oleh lembaga terpercaya seperti IDP, Cambridge
Assessment English, dan British Council. Sehingga, kamu bisa yakin bahwa
penilaian yang diberikan sangat akurat dan bisa dipercaya.
7. Dukungan dan Sumber Daya Gratis
IELTS juga
memberikan berbagai sumber daya gratis yang bisa membantu mempersiapkan tes
dengan lebih baik. Materi belajar, latihan soal, hingga tips dari penguji
profesional, semua tersedia untuk membantu memahami format tes dan
memaksimalkan performa. Selain itu, kamu bisa mengakses platform online atau
forum untuk mendapatkan bimbingan tambahan dari instruktur berpengalaman.
Format Tes IELTS: Academic vs General Training
Sebelum
memutuskan untuk mengikuti tes IELTS, kamu perlu memahami perbedaan antara
IELTS Academic dan IELTS General Training. Kedua versi tes ini memiliki tujuan
berbeda, meskipun bagian Listening dan Speaking pada kedua tes ini adalah sama.
Penting untuk mengetahui versi mana yang sesuai dengan kebutuhanmu, karena
setiap institusi yang menerima IELTS biasanya akan menyebutkan versi mana yang
mereka terima.
Berikut adalah
penjelasan tentang format tes IELTS berdasarkan jenisnya:
1. Speaking (11–14 Menit)
Pada kedua versi tes, bagian Speaking berlangsung dalam bentuk wawancara langsung dengan penguji.
Tes ini tanpa gangguan atau distraksi, dan terdiri dari tiga bagian:
- Pertanyaan
Singkat: Penguji akan mengajukan beberapa
pertanyaan dasar tentang topik yang kamu kenal baik.
- Berbicara
Panjang: Kamu akan diberi kesempatan untuk
berbicara lebih lama tentang topik yang akrab.
- Diskusi
Terstruktur: Bagian ini melibatkan diskusi tentang
topik yang lebih kompleks atau mendalam.
2. Listening (30 Menit)
Bagian Listening
pada kedua jenis tes juga identik. Kamu akan mendengarkan empat rekaman yang
berbeda, seperti monolog atau percakapan, dan kemudian menjawab sejumlah
pertanyaan terkait. Rekaman ini hanya diputar sekali, jadi sangat penting untuk
memperhatikan dengan cermat saat tes.
3. Reading (60 Menit)
Perbedaan utama
antara IELTS Academic dan IELTS General Training ada pada bagian Reading:
- IELTS
Academic: Tiga bacaan panjang dengan berbagai jenis
soal. Teks-teks ini sering kali diambil dari buku, jurnal, majalah, atau surat
kabar dan bisa mencakup diagram, grafik, atau ilustrasi. Fokusnya lebih
akademis dan berbasis pada konten ilmiah atau akademik.
- IELTS
General Training: Section 1: Berisi dua atau tiga
teks faktual pendek. Section 2: Berisi dua teks pendek yang berkaitan dengan
pekerjaan. Section 3: Berisi satu teks panjang yang membahas topik umum.
Teks-teks ini lebih berfokus pada kehidupan sehari-hari dan situasi sosial.
4. Writing (60 Menit)
Bagian Writing
juga memiliki perbedaan, baik dalam jenis tugas maupun konten yang diujikan.
- IELTS
Academic: Tugas 1: Kamu harus mendeskripsikan,
menjelaskan, atau meringkas sebuah grafik, diagram, tabel, atau diagram alur.
Tugas 2: Kamu akan diminta untuk menulis sebuah esai pendek dengan panjang
minimal 250 kata, membahas topik yang lebih kompleks dan akademis.
- IELTS
General Training: Tugas 1: Kamu akan diminta untuk
menulis surat resmi atau semi-resmi, berdasarkan situasi yang diberikan. Tugas
2: Kamu juga akan diminta menulis esai pendek tentang topik yang lebih umum.
Sebelum kamu
mendaftar untuk tes IELTS, sangat penting untuk memeriksa dengan jelas
persyaratan dari lembaga atau instansi yang kamu tuju, apakah memerlukan IELTS
Academic atau IELTS General Training. Beberapa institusi menerima keduanya,
tetapi kebanyakan akan menentukan salah satu versi yang lebih sesuai dengan
tujuan kamu.
Perhitungan Skor IELTS
IELTS
menggunakan skala sembilan band untuk menilai kemampuan bahasa kamu dalam empat
keterampilan: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Setiap bagian tes akan
diberikan skor berdasarkan skala ini, dengan skor mulai dari 1 (pengguna bahasa
yang sangat terbatas) hingga 9 (pengguna bahasa ahli). Setiap bagian tes serta
skor keseluruhan akan dilaporkan dalam band penuh atau setengah band (misalnya
6.0, 6.5, 7.0, 7.5, dan seterusnya).
Berikut
penjelasan tentang makna setiap skor IELTS:
- Skor 9 - Ahli: Memiliki penguasaan bahasa yang
sempurna. Kamu dapat menggunakan bahasa dengan sangat tepat, lancar, dan tepat
sasaran dalam segala situasi. Tidak ada kesalahan yang berarti.
- Skor 8 - Sangat Baik:
Memiliki penguasaan bahasa yang hampir sempurna, dengan hanya beberapa
kesalahan yang tidak sistematis dan sedikit kesalahan penggunaan dalam situasi
yang tidak familiar. Mampu menangani argumen yang kompleks dan rinci dengan
baik.
- Skor 7 - Baik:
Memiliki penguasaan bahasa yang baik, meskipun dengan kesalahan atau
ketidakakuratan yang sesekali terjadi. Secara umum, dapat menangani bahasa yang
kompleks dan memahami alasan yang mendetail.
- Skor 6 - Kompeten:
Memiliki penguasaan bahasa yang efektif meskipun masih ada kesalahan dan
pemahaman yang terbatas. Dapat menggunakan dan memahami bahasa yang cukup
kompleks, terutama dalam situasi yang familiar.
- Skor 5 - Cukup:
Memiliki penguasaan bahasa sebagian. Mampu memahami makna umum dalam sebagian
besar situasi, meskipun cenderung membuat banyak kesalahan. Biasanya dapat menangani
komunikasi dasar dalam bidang yang dikuasainya.
- Skor 4 - Terbatas:
Kemampuan dasar terbatas hanya pada situasi yang sangat familiar. Mengalami
masalah yang sering dalam pemahaman dan ekspresi. Tidak mampu menggunakan
bahasa yang kompleks.
- Skor 3 - Sangat Terbatas: Hanya mampu menyampaikan dan memahami makna umum dalam situasi
yang sangat familiar. Sering terjadi gangguan komunikasi yang signifikan.
- Skor 2 - Intermiten:
Tidak dapat berkomunikasi dengan baik, kecuali dalam situasi yang paling dasar
menggunakan kata-kata terisolasi atau formula pendek untuk memenuhi kebutuhan
mendesak. Memiliki kesulitan besar dalam memahami bahasa Inggris lisan dan
tulisan.
- Skor 1 - Bukan Pengguna: Hampir
tidak dapat menggunakan bahasa kecuali mungkin beberapa kata terisolasi.
- Skor 0 - Tidak Mencoba Tes: Tidak ada informasi yang dapat dinilai karena tes tidak diikuti.
Setiap lembaga
atau instansi yang menerima IELTS akan menetapkan skor minimum yang mereka
perlukan berdasarkan program yang kamu tuju. Misalnya, universitas biasanya
meminta skor Band 6.0 hingga 7.5 untuk penerimaan mahasiswa internasional,
sementara lembaga imigrasi bisa meminta skor lebih tinggi atau lebih rendah
sesuai dengan kebutuhan.
Tips Umum Persiapan Tes IELTS
Persiapan tes
IELTS bisa terasa sulit, tetapi dengan strategi tepat, kamu bisa memaksimalkan
peluang untuk meraih skor yang bagus. Berikut adalah beberapa tips umum
persiapan IELTS yang bisa kamu pertimbangkan:
Kenali Jenis Pertanyaan
Langkah pertama
yang harus kamu lakukan adalah memahami format tes IELTS. Tes ini terdiri dari
empat bagian: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Masing-masing bagian
memiliki jenis pertanyaan dan tugas berbeda. Jadi, sangat penting untuk
mengenali jenis-jenis pertanyaan yang akan dihadapi. Dengan mengetahui format
dan jenis pertanyaan tes, kamu bisa mengatur waktu dengan lebih baik dan fokus
pada area yang menjadi kelemahanmu.
Tingkatkan Kemampuan Bahasa
Jika kamu berada
di tingkat pemula atau menengah, penting untuk fokus pada peningkatan kemampuan
bahasa dasar terlebih dahulu. Salah satu tantangan terbesar bagi peserta tes di
tingkat ini adalah keterbatasan kosakata dan pemahaman tata bahasa.
Untuk mengatasi
masalah tersebut, kamu bisa menggunakan buku tata bahasa dan kosakata yang
dirancang khusus untuk persiapan IELTS. Atau, kamu bisa mengikuti kursus
persiapan IELTS yang memberikan latihan dan umpan balik langsung.
Tips Persiapan IELTS Reading
Kosakata yang
luas sangat penting untuk sukses dalam tes IELTS. Untuk memperkaya kosakata,
bacalah berbagai sumber seperti artikel berita, buku, dan diskusi TED Talks
dalam bahasa Inggris.
Setiap kali kamu
menemui kata baru, catatlah dan cari artinya, serta sinonimnya. Latihan ini
akan membantu kamu dalam menghafal kata. Latihan ini bahkan berguna agar kamu
mampu menggunakan kata tersebut dalam konteks tepat.
Tips Persiapan IELTS Writing
Pada bagian
Writing, penting untuk membiasakan diri menulis secara teratur. Latihan menulis
akan membantu kamu meningkatkan kecepatan menulis dan memastikan bahwa
jawabanmu sesuai dengan jumlah kata yang dibutuhkan.
Fokuskan pada
penggunaan kosakata yang tepat dan susun kalimat secara jelas. Cobalah untuk
menulis lebih panjang dari jumlah kata yang dibutuhkan. Cara ini membantu agar
kamu terbiasa dengan panjang tulisan yang diharapkan.
Tips Persiapan IELTS Listening
Untuk bagian
Listening, kamu bisa mulai dengan mendengarkan berita dalam bahasa Inggris
setiap hari. Tips umum persiapan tes IELTS ini akan membantu kamu terbiasa
dengan berbagai aksen dan cara berbicara dalam bahasa Inggris.
Selain itu, coba
latihan dengan teman untuk mendengarkan teks atau artikel. Kamu bisa meminta
teman mengajukan pertanyaan untuk menguji pemahaman.
Tips Persiapan IELTS Speaking
Pada bagian
Speaking, hindari untuk terlalu banyak berlatih dengan cara yang tidak alami
atau menghafal jawaban. Sebaliknya, cobalah berbicara secara alami dengan teman
atau keluarga tentang berbagai topik.
Cara ini akan
membantu kamu lebih percaya diri dan terbiasa dalam percakapan sehari-hari.
Penguji akan menilai kemampuan kamu untuk berkomunikasi secara lancar dan
koheren, bukan seberapa banyak yang kamu ketahui tentang topik tersebut.
Gunakan Tes Latihan dengan Bijak
Tes latihan
memang penting, tetapi jangan terlalu bergantung hanya pada tes tersebut. Fokus
utama harus pada peningkatan kemampuan bahasa melalui pengayaan kosakata dan
tata bahasa. Setelah itu, kamu bisa menggunakan tes latihan untuk mengukur
kemajuan dan melihat di bagian mana kamu perlu lebih banyak berlatih.
Belajar Persiapan Tes IELTS Bersama ICAN English!
Sekarang, kamu
sudah mendapatkan panduan tips umum persiapan tes IELTS dengan lengkap. Ingin
sukses menaklukkan tes IELTS? ICAN English hadir untuk membantu kamu mencapai
target dengan program IELTS
Preparation Class terbaik.
Dengan pengajar
berpengalaman, kamu akan mendapatkan panduan belajar lengkap untuk meningkatkan
kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Ditambah lagi, ada
simulasi tes yang dirancang menyerupai ujian asli agar kamu lebih percaya diri
menghadapi hari H.
Manfaatkan feedback personal dari mentor untuk mengetahui kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Dengan jadwal belajar fleksibel dan materi terstruktur, belajar di ICAN English menjadi mudah tanpa mengganggu rutinitas kamu. Jangan tunda lagi, daftar sekarang dan wujudkan masa depan kamu mulai hari ini.
